Bahan kimia berbahaya yang terdapat pada kosmetik antara lain merkuri, hidrokinon, asam retinoat, dan pewarna merah dapat mengganggu berbagai jaringan dalam tubuh. Umumnya anak usia remaja sering menggunakan kosmetik, namun pemahaman mereka dalam pemilihan produk yang lebih aman dan tidak mengandung bahan berbahaya sering terlupakan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keamanan kosmetik dan kemampuan identifikasi bahan berbahaya pada siswa SMKS Jayanegara Lawang. Metode pelaksanaan meliputi edukasi dengan ceramah interaktif, tutorial praktik identifikasi merkuri dan hidrokinon menggunakan reagen sederhana, serta diskusi aktif dengan peserta. Kegiatan diikuti oleh 42 siswa kelas XII yang terdiri dari 40 perempuan dan 2 lak i - laki. Evaluasi dilakukan menggunakan pre - test dan post - test berisi 10 soal pilihan ganda, dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed - rank test . Berdasarkan penilaian pre - test dan post - test dari 42 peserta didapatkan rata - rata nilai pre - test dan post - test secara berurutan sebesar 82,38 dan 93,09. Hasil ini menunjukkan peningkatan pengetahuan setelah diberi materi sebesar 13% dengan nilai signifikansi (p - value ) 0,000 yang menunjukkan perbedaan bermakna secara statistik. Peningkatan pengetahuan peserta menunjukkan bahwa materi edukasi dapat dipahami oleh peserta dan metode tutorial praktik efektif dalam meningkatkan keterampilan identifikasi. Sehingga dapat disi mpulkan pengetahuan dan keterampilan peserta meningkat setelah mengikuti kegiatan edukasi tentang bahan kimia berbahaya pada kosmetik.
Copyrights © 2026