Pengembangan wirausaha di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan besar, yang terlihat dari rendahnya proporsi wirausaha jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya. Situasi ini memerlukan usaha untuk meningkatkan daya saing dan inovasi, terutama di kalangan komunitas lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi kesenjangan tersebut dengan memberikan pelatihan kerajinan makrame kepada anak-anak di Desa Jaharun A, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang. Makrame dipilih karena memiliki potensi ekonomi yang besar, bahan yang terjangkau, serta metode pembuatan yang mudah dan dapat meningkatkan kreativitas. Pendekatan yang diterapkan adalah kualitatif dengan pembelajaran langsung melalui kegiatan workshop yang menekankan interaksi langsung dan praktik membuat simpul makrame dasar. Pelatihan ini diikuti oleh 15 anak berusia 6 hingga 14 tahun dari Desa Jaharun A. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya perkembangan signifikan dalam keterampilan teknis, kreatifitas, dan motivasi berwirausaha peserta. Anak-anak dengan cepat menguasai teknik simpul, dapat menciptakan produk seperti gelang persahabatan dan gantungan kunci, serta mengalami perubahan pola pikir terkait potensi ekonomi dari kerajinan tangan.
Copyrights © 2026