Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang banyak dialami oleh lanjut usia dan memerlukan pengontrolan gula darah yang baik untuk mencegah terjadinya komplikasi. Salah satu faktor yang berperan dalam pengontrolan gula darah pada lansia dengan DM adalah kemampuan melakukan Activity of Daily Living (ADL), karena aktivitas harian berhubungan dengan penggunaan glukosa dan sensitivitas insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Activity of Daily Living dengan pengontrolan gula darah pada lansia dengan Diabetes Melitus di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 24 Desember 2025-20 Januari 2026 menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah lansia penderita dm dengan kunjunga di Puskesmas payung Sekaki Kota Pekanbaru sebanyak 201 pada 3 bulan terakhir bulan juli, Agustus, September tahun 2025, Dengan jumlah sempel 132 lansia penderita DM yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Activity of Daily Living (Barthel Index) dan lembar observasi pengontrolan gula darah berdasarkan kartu sehat lansia. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p value bernilai < 0,001, Berarti pada nilai p value didapatkan hasil <0,05 maka H0 ditolak, yang berarti ada huabungan Activity Daily Living (ADL) dengan pengontrolan gula darah pada lansia dengan diabetes melitus di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa semakin baik lansia melakukan aktifitas sehari-hari, maka semakin baik pengontrolan gula darahnya.
Copyrights © 2026