Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengalaman pengguna (user experience) aplikasi pembelajaran kimia berbasis Virtual Reality (VR) bernama Chemulation yang dikembangkan untuk membantu pemahaman konsep ikatan kovalen. Pemanfaatan teknologi VR dalam pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan dan minat belajar siswa melalui visualisasi konsep abstrak yang sulit dipahami dengan metode pembelajaran konvensional. Evaluasi pengalaman pengguna dilakukan menggunakan instrumen User Experience Questionnaire (UEQ) yang mencakup enam skala, yaitu daya tarik, kejelasan, efisiensi, ketergantungan, stimulasi, dan kebaruan. Penelitian ini melibatkan 104 responden yang terdiri dari siswa kelas XI SMAN 8 Malang dan pengunjung EXPO Hasil Karya Project Based Learning (PBL). Pemilihan responden dari dua latar belakang berbeda bertujuan untuk memperoleh gambaran pengalaman pengguna yang lebih beragam. Responden diminta mencoba aplikasi Chemulation selama 10–15 menit sebelum mengisi kuesioner UEQ. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan UEQ Data Analysis Tool serta uji reliabilitas Cronbach’s Alpha. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Alpha memenuhi kriteria reliabel, sehingga instrumen dinilai konsisten dalam mengukur pengalaman pengguna. Hasil evaluasi menunjukkan seluruh skala UEQ memperoleh skor positif dan termasuk kategori Excellent berdasarkan benchmark UEQ global. Skala stimulasi memperoleh skor tertinggi sebesar (2,481) dengan varians terendah sebesar (0,42), yang menunjukkan konsistensi aplikasi dalam membangkitkan motivasi belajar pengguna. Sementara itu, skala kebaruan memperoleh skor terendah sebesar (1,901) dengan varians tertinggi sebesar (0,77), yang mengindikasikan perbedaan persepsi pengguna terhadap tingkat inovasi aplikasi. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa Chemulation berhasil memberikan pengalaman belajar yang positif dan menyenangkan, serta memberikan arahan pengembangan lebih lanjut pada aspek inovasi dan kejelasan.
Copyrights © 2026