Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kader Posyandu dalam mendiseminasikan edukasi gizi berbasis "Isi Piringku" kepada keluarga dengan anak usia dini. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian dilaksanakan di Desa Lamgugob, Kota Banda Aceh, dengan melibatkan enam kader Posyandu sebagai informan kunci. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan tinjauan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model analisis interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan verifikasi kesimpulan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kader Posyandu menjalankan peran ganda sebagai motivator dan pendamping gizi. Secara operasional, peran ini diwujudkan melalui pemberian dorongan berkelanjutan kepada orang tua, pemantauan rutin terhadap pertumbuhan anak, serta pendampingan langsung dalam menerapkan prinsip "Isi Piringku" pada konsumsi harian. Pendekatan edukasi yang dilakukan bersifat kontekstual, dengan mengadaptasi materi edukasi sesuai kondisi sosio-ekonomi keluarga dan mengoptimalkan penggunaan bahan pangan lokal yang terjangkau sehingga lebih aplikatif. Meskipun menghadapi kendala seperti keterbatasan sumber daya dan dinamika sosial masyarakat, kontribusi kader terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran serta mengubah praktik penyediaan gizi seimbang di tingkat rumah tangga. Implikasinya, penguatan kapasitas dan dukungan berkelanjutan bagi kader Posyandu merupakan pilar krusial dalam memperkuat efektivitas program intervensi gizi berbasis komunitas.
Copyrights © 2026