Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan pola asuh usia prasekolah dalam keluarga etnis kutai. Desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan partisipan orang tua dan tokoh masyarakat. Data yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan, yaitu reduksi data penyajian data serta penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang diterapkan adalah pola asuh demokratis. Orang tua etnis Kutai memberikan kehangatan, dukungan emosional yang tinggi, dan juga memberikan kebebasan yang cukup besar kepada anak. Nilai-nilai budaya Kutai ditemukan seperti mengayun anak dengan sarung juga diberi berbagai bacaan doa . Tradisi adat Kutai memiliki rangkaian upacara penting yang menandai tahapan kehidupan seorang anak, yaitu dimulai dengan upacara menginjak tanah saat anak pertama kali menapakkan kaki di bumi, diikuti dengan tradisi naik ayun yang merupakan ritual simbolis. orang tua dan keluarga mendoakan agar anak tumbuh sehat, berakhlak baik, dan terhindar dari hal-hal buruk. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana budaya kutai mempengaruhi praktik pengasuhan anak. Kontribusi pada penelitian ini yaitu. sebagai upaya mempertahankan nilai budaya Kutai dalam konteks pola pengasuhan serta penguatan karakter berbasis kearifan lokal Kutai pada anak usia dini.
Copyrights © 2026