Penelitian ini mengkaji penggunaan deiksis dalam kumpulan cerpen Gres karya Putu Wijaya untuk merepresentasikan sifat Dark Triad (narsisme, machiavellianisme, psikopati). Tujuan penelitian ini adalah 1.) mendeskripsikan ragam deiksis yang merepresentasikan sifat Dark Triad dalam buku kumpulan cerpen Gres karya Putu Wijaya, 2.) mendeskripsikan penggunaan deiksis yang merepresentasikan sifat Dark Triad dalam buku kumpulan cerpen Gres karya Putu Wijaya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis dialog untuk menganalisis data berupa deiksis. Teknik dokumentasi meliputi pemilihan buku cerpen karya Putu Wijaya yang relevan, digitalisasi teks cerpen yang sudah dipilih, identifikasi penggunaan deiksis yang mencerminkan sifat Dark Triad, serta analisis data berupa ragam dan penggunaan deiksis pada dialog antar tokoh dalam cerpen. Hasil penelitian ini menunjukkan ada 4 ragam deiksis yang menggambarkan sifat dark triad pada buku kumpulan cerpen Gres. Data berjumlah 28 data deiksis: persona (23 data), sosial (3 data), temporal (1 data), dan spasial (1 data). Deiksis persona menjadi ragam deiksis yang paling sering muncul dalam penelitian kali ini dengan jumlah 23 data, sedangkan sifat machiavelianisme yang digambarkan dalam deiksis menjadi sifat yang paling menonjol dalam penelitian ini. Penelitian ini menunjukkan bahwa deiksis tidak hanya berfungsi dalam ujaran, tetapi juga mencerminkan sifat dan karakter tokoh dalam sastra.
Copyrights © 2026