Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan prinsip Jidoka dalam Toyota Production System (TPS) sebagai pendekatan berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi, mutu, dan keberlanjutan operasional pada Usaha Catering X di Kabupaten Kudus. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Jidoka berdampak signifikan terhadap peningkatan kinerja produksi. Rata-rata waktu produksi menurun sebesar 17,1%, tingkat pemborosan bahan baku berkurang 23,1%, dan kesalahan produk serta keterlambatan pengiriman turun lebih dari 50%. Selain itu, partisipasi karyawan dalam pengawasan mutu meningkat hingga 40%, menunjukkan terbentuknya budaya kerja partisipatif dan tanggung jawab bersama terhadap kualitas produk. Kendati demikian, ditemukan beberapa kendala seperti resistensi awal terhadap perubahan dan keterbatasan pelatihan teknis. Secara keseluruhan, penerapan Jidoka terbukti meningkatkan efisiensi, kualitas, dan daya saing usaha catering skala kecil. Prinsip ini berpotensi menjadi model pengembangan lean system bagi sektor jasa makanan di Indonesia yang berorientasi pada keberlanjutan dan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement).
Copyrights © 2026