Mahasiswa perguruan tinggi menghadapi tuntutan akademik yang semakin kompleks yang berpotensi meningkatkan kecemasan akademik. Beban tugas, tekanan evaluasi, serta ekspektasi prestasi menjadi sumber stres utama yang berdampak pada kesejahteraan psikologis mahasiswa. Dukungan sosial dipandang sebagai faktor protektif yang mampu memperkuat coping stress dalam menghadapi tekanan akademik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh beban akademik dan dukungan sosial terhadap kecemasan akademik melalui coping stress sebagai variabel mediasi pada mahasiswa di Kota Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan analisis Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) terhadap 100 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil menunjukkan bahwa beban akademik berpengaruh positif signifikan terhadap coping stress (β = 0,289; p < 0,001) dan kecemasan akademik (β = 0,596; p < 0,001). Dukungan sosial berpengaruh signifikan terhadap coping stress (β = 0,526; p < 0,001), namun tidak berpengaruh langsung terhadap kecemasan akademik (β = -0,130; p > 0,05). Coping stress tidak terbukti memediasi hubungan antarvariabel (β = 0,013; p > 0,05). Nilai R² menunjukkan model mampu menjelaskan 36,5% variasi coping stress dan 38,2% kecemasan akademik. Simpulan menegaskan bahwa beban akademik merupakan determinan utama kecemasan akademik, sedangkan dukungan sosial berperan dalam memperkuat kemampuan coping mahasiswa.
Copyrights © 2026