Satuan pendidikan melalui Kurikulum Merdeka berkewajiban untuk memfasilitasi siswa dalam memaksimalkan potensi dan kemampuan individu setiap siswa, salah satunya melalui pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pembelajaran yang didasarkan pada kebutuhan siswa, baik kesiapan belajar siswa, minat belajar, dan profil belajar siswa. Akan tetapi, terdapat hambatan yang dialami oleh guru, khususnya guru Matematika SMP di kota Surakarta, dalam memahami pembelajaran berdiferensiasi, baik secara konsep maupun pelaksanaannya. Guru masih mengalami hambatan dalam menyusun alur dan proses pembelajaran berdiferensiasi. Untuk itu, dilakukan pelatihan implementasi pembelajaran berdiferensiasi yang melibatkan guru Matematika SMP di kota Surakarta sebanyak 20 orang. Adapun tahapan kegiatan yang dilakukan yaitu: (1) penyampaian materi mengenai kebijakan Kurikulum Merdeka dan pembelajaran berdiferensiasi; dan (2) perancangan pembelajaran matematika pembelajaran berdiferenisasi. Kegiatan pelatihan memberikan pemahaman kepada guru Matematika SMP kota Surakarta terkait pembelajaran berdiferensiasi, pada aspek konsep pembelajaran berdiferensiasi maupun merancang pembelajaran matematika dengan pendekatan pembelajaran berdiferenisasi melalui menggunakan kerangka backward design.
Copyrights © 2026