Usaha mikro memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan ekonomi lokal, namun banyak yang masih menghadapi tantangan dalam mempertahankan keberlanjutan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi kewirausahaan dan kepemimpinan kewirausahaan terhadap keberlanjutan usaha mikro di Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan dari 125 pemilik usaha mikro melalui kuesioner terstruktur. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan usaha mikro. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelaku usaha yang memiliki kompetensi kewirausahaan yang lebih kuat—seperti kemampuan mengenali peluang, berpikir strategis, mengelola sumber daya, dan memiliki komitmen usaha—lebih mampu menjaga keberlangsungan usahanya dalam lingkungan yang dinamis dan terbatas sumber daya. Sebaliknya, kepemimpinan kewirausahaan tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan terhadap keberlanjutan usaha mikro, yang menunjukkan bahwa praktik kepemimpinan formal kurang dominan dalam konteks usaha mikro di mana pemilik usaha terlibat langsung dalam aktivitas operasional sehari-hari. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan menegaskan peran kompetensi kewirausahaan sebagai faktor internal utama dalam menentukan keberlanjutan usaha mikro, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia.
Copyrights © 2026