Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan karakter berbasis kitab Akhlaq Lil Banin di Pondok Pesantren Hidayatul Quran, khususnya pada kelas sabrowi yang terdiri atas santri anak-anak berusia 10–12 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif dengan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi data condensation, data display, serta conclusion drawing/verification. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai karakter dalam kitab Akhlaq Lil Banin yang diajarkan kepada santri meliputi karakter terhadap orang tua, guru, sesama teman, serta adab dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut diimplementasikan melalui pembelajaran di kelas, keteladanan ustadz, dan pembiasaan dalam aktivitas keseharian pesantren. Penerapan nilai karakter pada santri mulai terlihat dalam perilaku sehari-hari, meskipun belum sepenuhnya konsisten dan masih memerlukan penguatan yang berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter di pesantren sangat dipengaruhi oleh metode pengajaran yang sesuai dengan karakteristik usia santri, serta memberikan kontribusi empiris terhadap kajian implementasi pendidikan karakter berbasis kitab klasik dalam konteks pembelajaran pada santri anak-anak di kelas sabrowi Pondok Pesantren Hidayatul Qur’an.
Copyrights © 2026