Artikel ini mengkaji secara kritis integrasi lintas disiplin dalam tulisan M. Naser Al-tadāwuliyyah al-ijtima‘iyyah wa uslūb ta‘allumiha fī al-ḥiqbah al-zamāniyyah al-mu‘āṣirah (2019) dengan menempatkannya dalam kerangka sintesis epistemologis pembelajaran bahasa Arab. Analisis dilakukan melalui conceptual content analysis yang memadukan perspektif pragmatik, sosiolinguistik, dan pedagogi bahasa untuk menelusuri cara teori dirangkai dan dioperasionalkan. Hasil kajian menunjukkan dua pola integrasi yang bekerja secara berlapis, yakni Merger-Smelting, di mana penggabungan teori tampak dominan pada tataran konseptual, sementara peleburan konseptual muncul pada tataran aplikatif dalam desain pembelajaran. Temuan ini menegaskan adanya transisi dari integrasi interdisipliner menuju orientasi transdisipliner yang lebih praksis, sehingga memperkaya kajian sosiopragmatik dan menawarkan landasan bagi pengembangan pembelajaran bahasa Arab yang kontekstual, komunikatif, dan relevan secara sosial. Kata kunci: sosiopragmatik, integrasi keilmuan, Merger-Smelting, pembelajaran bahasa Arab.
Copyrights © 2025