Penelitian ini mengevaluasi tiga strategi analisis teknikal—Fibonacci Retracement, Moving Average Convergence Divergence (MACD), dan strategi gabungan Fibonacci × MACD—menggunakan metode backtesting berbasis Python pada saham-saham indeks LQ45 periode 2019–2024. Data harga harian diperoleh dari Investing.com, dan seluruh sinyal entry dan exit dibentuk menggunakan aturan mekanis yang konsisten. Kinerja strategi dievaluasi menggunakan win rate, expectancy, R-multiple, total return, dan outperform rate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi gabungan memberikan performa paling unggul dengan win rate 60,58%, expectancy 0,586, dan outperform rate 64,96%. Integrasi antara struktur harga dan momentum terbukti meningkatkan kualitas sinyal, stabilitas performa, serta ketahanan strategi terhadap perubahan kondisi pasar. Penelitian ini menegaskan efektivitas pendekatan multi-konfirmasi sebagai kerangka analisis yang lebih stabil bagi trader pada pasar saham Indonesia.
Copyrights © 2026