Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas model pembelajaran Case Based Learning (CBL) dan Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Informatika di SMPN 1 Pekanbaru. Penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group design. Sampel terdiri dari dua kelas VII yang dipilih secara purposive sampling, masing-masing diberi perlakuan CBL dan PBL. Data dikumpulkan melalui angket motivasi dalam bentuk pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji t, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua model dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, namun terdapat perbedaan yang signifikan. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai rata-rata motivasi belajar model pembelajaran Problem Based Learning sebesar 41,53%. Sedangkan nilai rata-rata motivasi belajar Case Based Learning sebesar 37,66%. Dengan demikian Model Problem Based Learning menunjukkan peningkatan motivasi yang lebih tinggi dibandingkan Case Based Learning. Kata Kunci: Case Based Learning, Problem Based learning, motivasi belajar
Copyrights © 2026