Kesenian religi Samman merupakan salah satu bentuk kearifan lokal di desa Tlontoraja, Pamekasan, yang keberadaannya belum banyak dikenal masyarakat luar Madura. Berdasarkan pengamatan di media sosial, kurangnya eksposur menjadi hambatan utama dalam pelestarian seni ini. Untuk itu, dilakukan program pengabdian kepada masyarakat melalui digitalisasi kesenian Samman berbasis audio-visual. Tujuan kegiatan ini adalah: (1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan komunitas seni Samman dalam bidang digital audio-visual, (2) memperkuat kapasitas dokumentasi kesenian melalui media literasi digital, (3) memperkaya kreativitas melalui modifikasi gerak dan formasi tari sesuai perkembangan zaman, serta (4) mendukung promosi desa wisata religi oleh pemerintah desa. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahap: penyamaan persepsi dengan pemangku kepentingan desa, pendokumentasian pertunjukan Samman, dan workshop audio-visual untuk pemuda dan anggota komunitas seni Samman yang memiliki kemampuan IT. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta workshop berhasil memproduksi dokumentasi pertunjukan Samman dalam format video, yang kemudian diunggah ke berbagai platform media sosial. Kegiatan ini secara nyata meningkatkan kemampuan komunitas dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pelestarian dan promosi kesenian Samman ke khalayak yang lebih luas.
Copyrights © 2026