Pengelolaan keuangan yang efektif merupakan kompetensi fundamental dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang mayoritas penduduknya bekerja pada sektor informal dan pertanian. Meskipun program literasi keuangan telah diimplementasikan di Provinsi Jambi, pelaksanaannya cenderung terpusat pada masyarakat perkotaan atau kelompok formal, sehingga belum sepenuhnya menyasar masyarakat pedesaan dengan karakteristik sosial-ekonomi yang berbeda. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan praktis masyarakat Desa Pematang Gajah, melalui pelatihan yang disesuaikan dengan konteks sosial budaya setempat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang mencakup tahap persiapan, survei awal, pelaksanaan pelatihan interaktif, diskusi kelompok, simulasi pencatatan keuangan, dan evaluasi berbasis umpan balik peserta. Subjek kegiatan terdiri atas ibu rumah tangga, pelaku usaha mikro, petani, dan pekerja sektor informal dengan pendapatan yang fluktuatif. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan dalam pengetahuan terkait konsep dasar keuangan, pengelolaan utang secara bijak, serta penerapan metode sederhana seperti sistem amplop. Selain itu, teridentifikasi perubahan perilaku ke arah manajemen keuangan yang lebih terencana, disiplin, dan berorientasi pada efisiensi. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendidikan literasi keuangan berbasis konteks lokal berpotensi menjadi strategi efektif dalam memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga masyarakat pedesaan.
Copyrights © 2026