Perubahan global yang cepat menuntut lembaga pendidikan Islam untuk beradaptasi secara strategis tanpa kehilangan identitas nilai keislamannya. Dalam konteks tersebut, kepemimpinan pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada efektivitas manajerial dan inovasi teknis, tetapi juga harus berlandaskan nilai-nilai akhlak mulia. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep kepemimpinan visioner berbasis akhlak dalam perspektif manajemen pendidikan Islam modern, serta menelaah urgensi dan implikasinya bagi pengelolaan lembaga pendidikan Islam di era kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, melalui analisis terhadap berbagai sumber literatur primer dan sekunder yang relevan dengan tema kepemimpinan visioner, akhlak Islami, dan manajemen pendidikan Islam. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis untuk mensintesis konsep, karakteristik, dan peran strategis kepemimpinan visioner berbasis akhlak. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan visioner berbasis akhlak memiliki peran penting dalam membangun visi Islami yang berorientasi jangka panjang, menciptakan inovasi pendidikan yang terarah dan bernilai etis, memperkuat hubungan interpersonal berbasis moral, serta memastikan pengambilan keputusan institusional yang berlandaskan prinsip kemaslahatan. Model kepemimpinan ini juga terbukti relevan dalam menjaga keberlanjutan, reputasi, dan daya saing lembaga pendidikan Islam di tengah tantangan globalisasi. Dengan demikian, kepemimpinan visioner berbasis akhlak dapat diposisikan sebagai model ideal dan strategis dalam pengembangan manajemen pendidikan Islam modern yang unggul, dan berintegritas.
Copyrights © 2026