Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi relationship marketing melalui kegiatan marketing gathering dalam industri hiburan serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip etika bisnis Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, serta konten media sebagai data pendukung untuk menggambarkan praktik empiris yang berkembang di industri hiburan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis konten dengan menelaah konsep relationship marketing, marketing gathering, serta prinsip-prinsip etika bisnis Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa marketing gathering, seperti kegiatan gala dinner, berfungsi sebagai strategi relasional yang efektif dalam membangun dan memperkuat hubungan jangka panjang antara artis, brand, dan mitra bisnis melalui peningkatan kepercayaan, komitmen, dan komunikasi relasional. Ditinjau dari perspektif etika bisnis Islam, praktik relationship marketing tersebut dinilai sejalan dengan prinsip kejujuran (ṣidq), amanah, keadilan (‘adl), transparansi, dan kemaslahatan, selama dilaksanakan tanpa unsur manipulasi dan ketidakjelasan manfaat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian relationship marketing berbasis nilai-nilai Islam serta implikasi praktis bagi pelaku industri hiburan dalam membangun hubungan bisnis yang berkelanjutan dan etis.
Copyrights © 2026