Kanker kolorektal (colorectal cancer/CRC) merupakan salah satu penyebab kematian akibat kanker terbanyak di dunia. Insidensinya terus meningkat, termasuk di Indonesia, terutama akibat pola hidup tidak sehat, konsumsi tinggi daging merah, serta kebiasaan merokok. Data lokal mengenai karakteristik pasien CRC masih terbatas, khususnya di wilayah Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi serta karakteristik klinis dan demografis pasien kanker kolorektal di Rumah Sakit Pendidikan Ibnu Sina Makassar tahun 2023–2024.Penelitian ini menggunakan desain retrospektif deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh dari rekam medis pasien CRC yang menjalani perawatan di RS Ibnu Sina Makassar periode 2023–2024 dan memenuhi kriteria inklusi. Variabel yang dikaji meliputi usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, riwayat keluarga, kebiasaan konsumsi daging merah, merokok, lokasi tumor, dan hasil histopatologi. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Sebanyak 79 pasien memenuhi kriteria penelitian, terdiri dari 42 laki-laki (53,2%) dan 37 perempuan (46,8%). Kelompok usia terbanyak adalah 51–60 tahun (31,6%). Mayoritas pasien berpendidikan SD (69,6%) dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (36,7%). Sebanyak 29,1% memiliki riwayat keluarga CRC, 51,9% memiliki kebiasaan konsumsi daging merah, dan 53,2% merupakan perokok. Lokasi tumor tersering adalah rektum (64,6%) dibanding kolon (35,4%), dengan seluruh hasil histopatologi menunjukkan adenokarsinoma. Kesimpulan, kanker kolorektal di RS Ibnu Sina Makassar tahun 2023–2024 paling banyak terjadi pada usia 51–60 tahun, berjenis kelamin laki-laki, berpendidikan rendah, dengan lokasi tumor dominan di rektum dan tipe histopatologi adenokarsinoma.
Copyrights © 2026