Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pemeliharaan tanaman di Desa Neglasaimelalui penerapan teknologi otomatis berbasis time. Permasalahn utama yang di hadapi masyarakat adalah penyiraman tanaman yang masih manual sehingga kurang teratur dan tidak efisien. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), dengan melibatkan masyarakat sebagai subjek dan mitra kegiatan. Prosedur yang dilakukan meliputi survey, wawancara warga, perijinan, perancangan dan pemasangan penyiraman sistem penyiraman otomatis serta penyuluhan dan evaluasi. Subjek kegiatan warga yang mengelola tanaman pekarangan dan kebin lingkungan. Analisis dilakukan secara deskritif dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah penerapan tenologi. Hasil kegiatan menunjukkan keteraturan penyiraman, penghematan waktu perawatan tanaman, serta peningkatan pemahaman warga terkait teknologi tepat guna. Kesimpulannya, digitalisasi pemeliharaan tanaman berbasis timer terbukti efektif dalam mendukung dalam praktik urban farming yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026