Penelitian ini menganalisis transformasi sosial masyarakat tepi Sungai Musi di kawasan Baba Ong Boen Tjiet 3-4 Ulu Palembang. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan sejarah sosial melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengelola rumah heritage, pengemudi ketek, dan warga setempat, serta studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya transformasi multidimensional meliputi: (1) Pergeseran ekonomi dari basis maritim (perikanan dan transportasi air) ke sektor industri, jasa, dan pariwisata heritage; (2) Perubahan fungsi Sungai Musi dari jalur transportasi utama menjadi ruang wisata budaya; (3) Transformasi fisik lingkungan berupa pendangkalan sungai, pencemaran, dan pemadatan permukiman; (4) Akulturasi budaya yang melahirkan identitas hibrid "Baba Palembang" dengan keragaman agama namun tetap mempertahankan tradisileluhur; (5) Melemahnya solidaritas sosial seiring berkurangnya interaksi di ruang sungai. Studi ini menyimpulkan bahwa modernisasi dan pembangunan infrastruktur darat telah menggeser orientasi masyarakat dari berbasis sungai ke berbasis darat, dengan Rumah Baba Ong Boen Tjiet berperan sebagai simpul ekonomi kreatif baru sekaligus penjaga memori kolektif warisan budaya multikultural Palembang.
Copyrights © 2026