Pemahaman konsep pecahan senilai siswa sekolah dasar di Indonesia masih tergolong rendah, sebagaimana tercermin dari hasil Asesmen Nasional 2023 dan capaian Programme for International Student Assessment 2022. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan senilai dengan bantuan media manipulatif melalui analisis literatur sistematis. Metode penelitian menggunakan systematic literature review dengan protokol PRISMA terhadap 25 studi empiris yang dipublikasikan pada periode 2015–2025 dan diperoleh dari basis data Sinta, Garuda, dan Google Scholar. Data dianalisis menggunakan content analysis tematik. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan RME dan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia secara konsisten dilaporkan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan senilai, dengan sebagian besar studi menunjukkan peningkatan hasil belajar pada kategori sedang hingga tinggi. Efektivitas pembelajaran paling optimal ditunjukkan melalui penggunaan media manipulatif seperti roda pecahan, kertas lipat, dan konteks pizza. Penerapan prinsip guided reinvention dan kerangka Hypothetical Learning Trajectory membantu mengatasi kesulitan visualisasi konsep pecahan melalui konteks lokal yang bermakna. Namun demikian, kajian terkait penerapan RME di sekolah dasar pedesaan masih terbatas. Temuan ini mendukung implementasi pendekatan RME dalam Kurikulum Merdeka serta merekomendasikan penelitian lanjutan berupa design research longitudinal di daerah tertinggal.
Copyrights © 2026