Orang tua anak tunadaksa sering menghadapi tantangan-tantanganyang cukup kompleks ketika pertama kali menerima kondisianaknya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan prosespenerimaan orang tua serta bentuk dukungan sosial yang diperolehdalam menghadapi kondisi anak tunadaksa. Penelitianmenggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus,melibatkan tiga orang tua peserta didik tunadaksa di SLB Negeri Cendono Kudus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalamdan triangulasi dari guru pendamping, kemudian dianalisismenggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa seluruh subjek mengalami fase awal reaksiemosional berupa kaget, penolakan, dan trauma. Proses penerimaanberlangsung secara bertahap dan dipengaruhi oleh ketersediaandukungan emosional dari keluarga inti, keluarga besar, dan lingkungan sosial. Temuan juga menunjukkan variasi dalamkualitas dan intensitas dukungan emosional yang diterima, yang turut memengaruhi kemampuan orang tua dalam beradaptasidengan kondisi anak. Kesimpulannya, penerimaan orang tua sangat dipengaruhi oleh akses terhadap dukungan sosial yang memadaiserta respons sosial yang positif dari lingkungan sekitar.
Copyrights © 2026