Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas media sosial dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku kesehatan reproduksi pada remaja perempuan usia 13-19 tahun di Indonesia. Rumusan masalahnya adalah (1.) Bagaimana media sosial dapat menjadi alat edukasi yang efektif, serta (2.) Efek media sosial dibandingkan dengan metode edukasi tradisional. Metode penelitian menggunakan pendekatan literatur sistematis dengan pedoman PRISMA, mencari studi empiris dari PubMed, Scopus, Web of Science, dan Google Scholar, serta melakukan ekstraksi data secara independen oleh dua peneliti. Temuan menunjukkan media sosial sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku positif seperti diskusi terbuka, penggunaan kondom, dan kunjungan ke klinik kesehatan. Media sosial memberikan akses mudah, interaksi aktif, dan mengurangi stigma, tetapi berisiko terhadap misinformasi jika tidak dimoderasi. Dibandingkan metode tradisional, media sosial unggul dalam retensi informasi dan partisipasi aktif, sementara tatap muka lebih baik dalam membangun kepercayaan dan mengatasi stigma.
Copyrights © 2026