Kemampuan literasi membaca merupakan fondasi utama dalam proses belajar siswa di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam menangani kesulitan literasi membaca pada peserta didik kelas 4 di MI Madinatul Ulum Pasinan Baureno, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi kelas, wawancara mendalam dengan guru wali kelas 4, dan dokumentasi terkait capaian literasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menjalankan beberapa peran kunci, yaitu: Sebagai motivator, memberikan dorongan dan apresiasi untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa. Sebagai bimbingan (fasilitator), menerapkan metode membaca terbimbing, Sebagai evaluator, memantau perkembangan membaca siswa secara periodik untuk menentukan intervensi yang tepat. Upaya yang dilakukan guru terbukti mampu mengurangi tingkat kesulitan membaca pada sebagian besar siswa, meskipun masih terdapat kendala seperti kurangnya dukungan belajar di lingkungan keluarga dan keterbatasan alokasi waktu jam pelajaran. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa peran aktif dan kreatif guru merupakan faktor penentu dalam mengatasi kesenjangan literasi di madrasah.
Copyrights © 2026