Passing bawah merupakan teknik dasar yang berperan penting dalam permainan bola voli karena menjadi dasar penguasaan bola dan awal penyusunan serangan. Kualitas passing bawah dipengaruhi oleh ketepatan sudut gerak, kestabilan postur tubuh, serta kontrol gerakan lanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biomekanika gerakan passing bawah pada atlet bola voli AVBC Samarinda. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis biomekanika. Subjek penelitian terdiri dari dua atlet yang dianalisis menggunakan rekaman video dan perangkat lunak Kinovea. Parameter yang dianalisis meliputi sudut tumpuan, sudut ayunan lengan, sudut lutut pasca perkenaan, sudut lengan pasca perkenaan, serta fase lanjutan (follow-through). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sampel 1 memiliki sudut tumpuan 98° dan sudut ayunan lengan 168°, dengan sudut lutut pasca perkenaan 118,7° dan sudut lengan 94,7°, yang menunjukkan fleksibilitas gerak lebih besar namun kontrol lanjutan terbatas. Sampel 2 menunjukkan sudut tumpuan 132° dan sudut ayunan lengan 174°, dengan sudut lutut pasca perkenaan 135,2° dan sudut lengan 107,1°, serta follow-through yang lebih stabil. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kestabilan tumpuan, ekstensi lengan, dan kualitas follow-through berpengaruh terhadap efektivitas passing bawah.
Copyrights © 2026