Kajian ini dimaksudkan guna mendeskripsikan penerapan pendekatan humanistik di lingkup dunia pendidikan serta implikasinya terhadap peran guru sebagai fasilitator belajar. Studi ini mengadopsi teknik kajian literatur lewat menelaah beragam rujukan misalnya buku, artikel akademik hingga laporan penelitian yang memiliki keterkaitan. Temuan penelitian mempresentasikan jika pendekatan humanistik memperlakukan siswa menjadi bagian dari pribadi yang dibekali potensi, kebutuhan, perasaan, dan pengalaman unik yang harus dihargai dalam proses pembelajaran. Dalam pendekatan ini, tenaga pendidik bukan sekadar menyajikan konten pembelajaran melainkan bertindak menjadi pengarah kegaiatan belajar yang membentuk situasi edukatif yang positif, suportif, serta empatik, sekaligus membantu murid mengembangkan motivasi internal dan mencapai aktualisasi diri. Pendekatan humanistik juga mendorong kebebasan berekspresi, keterlibatan aktif, serta kemampuan siswa untuk memahami diri dan lingkungannya secara lebih mendalam. Temuan penelitian mengungkap bahwa penerapan teori humanistik dapat meningkatkan kreativitas, motivasi belajar, partisipasi, hubungan interpersonal, serta sikap belajar positif peserta didik. Dengan demikian, pendekatan humanistik memiliki relevansi yang kuat dalam mewujudkan kegiatan belajar yang semakin penuh arti, demokratis, humanis, serta mengutamakan kemajuan holistik peserta didik, sehingga perlu terus diintegrasikan dalam praktik pembelajaran di sekolah.
Copyrights © 2026