Stres akademik merupakan masalah yang sering dialami siswa akibat beban belajar yang semakin meningkat seperti tugas, dan tekanan prestasi. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh motivasi belajar dan dukungan sosial teman sebaya yang berperan dalam membantu siswa menghadapi tekanan akademik. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan motivasi belajar dan dukungan sosial teman sebaya dengan tingkat stres akademik pada siswa kelas XI di SMA Negeri 3 Palu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 3 Palu yang berjumlah 458 siswa. Sampel berjumlah 82 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner motivasi belajar, dukungan sosial teman sebaya, dan stres akademik yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dengan tingkat stres akademik (p = 0,001 < 0,05). Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan tingkat stres akademik (p = 0,001 < 0,05). Siswa dengan motivasi belajar tinggi dan dukungan sosial teman sebaya yang baik cenderung memiliki tingkat stres akademik yang lebih rendah. Motivasi belajar dan dukungan sosial teman sebaya memiliki hubungan yang bermakna dengan tingkat stres akademik pada siswa kelas XI SMA Negeri 3 Palu. Sekolah diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan memperkuat dukungan sosial teman sebaya melalui kegiatan pembinaan dan pendampingan untuk menurunkan tingkat stres akademik.
Copyrights © 2026