Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kota Palu. Pencegahan DBD dapat dilakukan melalui penerapan PSN 3M (menguras, menutup, dan mengubur) untuk menghambat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat pengetahuan tentang 3M dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Bulili, Kota Palu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 62 responden yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan taraf signifikansi 0,05. Berdasrkan hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value = 0,017 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan 3M dengan kejadian DBD. Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan masyarakat mengenai penerapan 3M dengan kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Bulili, Kota Palu, di mana pengetahuan yang baik berperan dalam menurunkan risiko terjadinya DBD melalui perilaku pencegahan yang lebih optimal.
Copyrights © 2026