Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran STEM terhadap keterampilan inovasi peserta didik kelas V SD GMIM IV Tomohon. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu Nonequivalent Control Group Design, melibatkan 32 peserta didik pada kelas eksperimen dan 32 pada kelas kontrol. Kelas eksperimen menerapkan model pembelajaran STEM, sementara kelas kontrol menggunakan model TPS. Data dikumpulkan melalui lembar observasi keterampilan inovasi yang mencakup lima indikator: kreativitas, pengembangan inovasi, berpikir tingkat tingkat tinggi (HOTS), nilai budaya inovasi, dan keterampilan digital yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji-t independen yang sebelumnya dilkukan uji prasyarat yaitu normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menujukan model pembelajaran STEM berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan keterampilan inovasi peserta didik sekolah dasar, khususnya pada pembelajaran IPAS. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran STEM efektif diterapkan sebagai model pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk berpikir kreatif, berpikir tingkat tinggi, serta menghasilkan ide dan solusi inovatif melalui kegiatan eksploratif dan berbasis pemecahan masalah.
Copyrights © 2026