Hipertensi merupakan penyakit kronis yang memerlukan terapi jangka panjang dan kepatuhan tinggi dalam konsumsi obat untuk mencegah komplikasi serius seperti stroke dan penyakit jantung. Namun, tingkat kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi masih menjadi permasalahan di berbagai layanan kesehatan, termasuk di puskesmas. Salah satu faktor yang diduga berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan adalah tingkat pengetahuan pasien mengenai penyakit dan terapinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan pasien dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi melalui metode studi literatur. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelusuri artikel ilmiah yang relevan melalui database akademik menggunakan kata kunci terkait pengetahuan hipertensi dan kepatuhan minum obat. Artikel yang dipilih diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi pola hubungan antara variabel yang diteliti. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menemukan adanya hubungan positif dan signifikan antara tingkat pengetahuan pasien dan kepatuhan minum obat. Pasien yang memiliki pemahaman yang baik mengenai definisi hipertensi, faktor risiko, komplikasi, serta manfaat terapi jangka panjang cenderung lebih patuh dalam menjalani pengobatan. Pengetahuan berperan sebagai dasar pembentukan sikap dan motivasi pasien dalam mengelola penyakitnya secara mandiri. Disimpulkan bahwa peningkatan edukasi kesehatan kepada pasien hipertensi di pelayanan kesehatan primer merupakan strategi penting untuk meningkatkan kepatuhan terapi dan mendukung keberhasilan pengendalian tekanan darah.
Copyrights © 2026