Radikalisme dan intoleransi di kalangan generasi muda menguatkan urgensi pendekatan pedagogis inovatif dalam Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Penelitian Systematic Literature Review ini bertujuan mengeksplorasi efektivitas model pembelajaran dilema moral untuk memperkuat moderasi beragama dalam konteks Kurikulum Merdeka. Melalui protokol PRISMA, 28 literatur terpilih dari database terindeks dianalisis secara tematik. Hasil penelitian mengungkap tiga temuan kritis: Pertama, model ini menciptakan sinergi triadik antara tujuan PKn, nilai moderasi beragama, dan filosofi Kurikulum Merdeka dengan mentransformasi ruang kelas menjadi laboratorium kewarganegaraan. Kedua, kontekstualisasi dilema dengan isu kontemporer seperti etika digital dan kerukunan umat beragama meningkatkan relevansi dan keterlibatan belajar secara signifikan. Ketiga, analisis dampak menunjukkan peningkatan kemampuan moral reasoning, berpikir kritis, empati, dan perspective-taking sebagai fondasi sikap moderasi beragama yang otentik. Simpulan penelitian menegaskan bahwa model dilema moral merupakan pendekatan strategis untuk menjawab tantangan zaman melalui rekonseptualisasi pembelajaran PKn yang berpusat pada penalaran nilai. Implikasinya mendorong pengembangan modul terintegrasi Projek Pelajar Pancasila dan instrument asesmen autentik untuk memetakan perkembangan kompetensi moderasi beragama peserta didik.
Copyrights © 2026