Kajian ini berfokus pada efektivitas model pembelajaran yang disesuaikan dalam mengembangkan daya pikir kritis siswa SD. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan mengakomodasi keragaman gaya belajar, minat, serta kesiapan siswa di kelas, sekaligus menjawab tuntutan Kurikulum Merdeka yang menekankan pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Riset ini mengaplikasikan metode kuantitatif melalui model eksperimen semu. Subjek yang diteliti berjumlah 52 siswa kelas lima SDN Srengat 01 Kabupaten Blitar, yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing 26 siswa. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis yang diberikan pada tahap pretest dan posttest, serta pedoman observasi keterlaksanaan pembelajaran. Pengolahan data dibantu dengan aplikasi SPSS 21.0 melalui tes distribusi normal, uji homogenitas, perhitungan N-Gain, dan independent sample t-test. Temuan studi memperlihatkan adanya peningkatan keterampilan berpikir kritis yang berarti pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Hasil pretest menunjukkan rata-rata 45,58 pada kelas eksperimen dan 43,27 pada kelas kontrol. Setelah perlakuan, rata-rata posttest kelas eksperimen meningkat menjadi 76,15, sedangkan kelas kontrol mencapai 60,38. Selain itu, perhitungan effect size menunjukkan nilai Cohen’s d sebesar 1,70 yang termasuk kategori sangat besar. Hasil uji N-Gain menunjukkan rata-rata 0,41 yang berada pada kategori sedang. Uji-t sampel independen menghasilkan signifikansi 0,000 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok.
Copyrights © 2026