AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam
Vol. 3 No. 2 (2026): AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam

Burnout Dalam Perspektif Al-Qur’an Terkait Ayat-Ayat Psikologi

Hilman Maulana N (Unknown)
Hasyim Haddade (Unknown)
Ulfiani Rahman (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2026

Abstract

Burnout is a psychological phenomenon characterized by emotional exhaustion, depersonalization, and decreased self-fulfillment due to prolonged stress, whether in the context of work, education, or social responsibilities. This phenomenon not only impacts mental health but also reduces the overall quality of life. This study aims to analyze the concept of burnout from a Qur'anic perspective through an examination of verses related to human psychology. The approach used is qualitative library research using the thematic interpretation method (tafsir maudhu'i), which emphasizes the collection and analysis of Qur'anic verses related to human mental conditions, such as fatigue, sadness, anxiety, fear, despair, and recovery efforts through serenity, patience, surrender (relief), dhikr (remembrance of God), prayer, and balance in life (tawāzun). The results show that the Qur'an recognizes human psychological dynamics as part of life's trials and provides spiritually based solutions that can build mental and emotional resilience. These Qur'anic concepts not only help identify symptoms of burnout but also offer strategies for managing life's stresses holistically, encompassing both psychological and transcendental dimensions. These findings demonstrate that mental health, from an Islamic perspective, cannot be separated from spiritual health, and that an integrative approach between Qur'anic values ​​and modern psychology can be an effective solution to addressing the problem of burnout in the contemporary era. Thus, this research contributes to the development of thematic interpretation studies and holistic mental health practices. Abstrak Burnout merupakan fenomena psikologis yang ditandai oleh kelelahan emosional, depersonalisasi, dan penurunan pencapaian diri akibat tekanan yang berkepanjangan, baik dalam konteks pekerjaan, pendidikan, maupun tanggung jawab sosial. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada kesehatan mental, tetapi juga menurunkan kualitas hidup secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep burnout dalam perspektif Al-Qur’an melalui telaah ayat-ayat yang berkaitan dengan aspek psikologis manusia. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif kepustakaan (library research) dengan metode tafsir tematik (tafsir maudhu’i), yang menekankan pengumpulan dan analisis ayat-ayat Al-Qur’an terkait kondisi jiwa manusia, seperti kelelahan, kesedihan, kegelisahan, ketakutan, keputusasaan, serta upaya pemulihan melalui ketenangan hati, sabar, tawakkal, dzikir, doa, dan keseimbangan hidup (tawāzun). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an mengakui dinamika psikologis manusia sebagai bagian dari ujian hidup dan memberikan solusi berbasis spiritual yang dapat membangun ketahanan mental dan emosional. Konsep-konsep Qur’ani ini tidak hanya membantu mengidentifikasi gejala burnout, tetapi juga menawarkan strategi untuk mengelola tekanan hidup secara menyeluruh, mencakup dimensi psikologis dan transendental. Temuan ini memperlihatkan bahwa kesehatan mental dalam perspektif Islam tidak dapat dilepaskan dari kesehatan spiritual, dan bahwa pendekatan integratif antara nilai-nilai Qur’ani dan psikologi modern dapat menjadi solusi efektif dalam menghadapi problematika burnout di era kontemporer. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian tafsir tematik serta praktik kesehatan mental yang holistik.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ALJSI

Publisher

Subject

Religion Economics, Econometrics & Finance Education Other

Description

AL-IKTIAR, Journal of Islamic Studies is to publish original empirical research articles and theoretical reviews of Islamic Studies, covering a wide range of issues on Islamic studies in a number of fields including as below. 1. Islamic Education 2. Islamic Thought 3. Islamic Law 4. Islamic Theology ...