Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Vol. 2 No. 3 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Efektivitas Pijat Oketani Dan Pijat Oksitosin Terhadap  Pengeluaran Asi Pada Ibu Postpartum

Nur Maila Khoiriyyah (Unknown)
Winarni (Unknown)



Article Info

Publish Date
04 Mar 2026

Abstract

Latar Belakang : Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama sangat penting bagi kesehatan ibu dan bayi, namun cakupannya di Indonesia masih rendah (±52%). Salah satu kendalanya adalah pengeluaran ASI yang kurang lancar pada ibu post partum, khususnya post seksio sesarea. Pijat oksitosin merangsang pelepasan hormon oksitosin yang berperan pada refleks let-down, sedangkan pijat oketani mampu meningkatkan elastisitas jaringan payudara dan mengeluarkan ASI. Tujuan : untuk mengetahui perbandingan efektivitas antara pijat oketani dan pijat oksitosin terhadap pengeluaran ASI pada ibu postpartum. Metode : Penelitian ini menggunakan desain quasy experimental dengan rancangan posttest only control group. Sampel berjumlah 40 ibu nifas yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling, dibagi menjadi dua kelompok intervensi: pijat oketani dan pijat oksitosin. Masing-masing intervensi dilakukan satu kali selama 10–15 menit. Hasil pengeluaran ASI diamati dalam 24 jam setelah pijatan. Hasil : penelitian menunjukkan bahwa 75% ibu pada kelompok oketani mengalami kelancaran ASI, sedangkan pada kelompok oksitosin hanya 40%. Uji Man-Whitney menunjukkan nilai p-value = 0,027, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antar kedua kelompok. Kesimpulan : pijat oketani lebih efektif dalam memperlancar pengeluaran ASI dan dapat menjadi pilihan intervensi nonfarmakologis yang direkomendasikan pada ibu postpartum. Kata Kunci: efektivitas, ibu postpartum, pijat oketani, pijat oksitosin   Abstract Background: Exclusive breastfeeding during the first six months is crucial for the health of both mother and baby. However, the coverage in Indonesia remains low (approximately 52%). One of the obstacles is insufficient breast milk production in postpartum mothers, particularly those who have undergone cesarean sections. Oxytocin massage stimulates the release of the hormone oxytocin, which plays a role in the let-down reflex, while Oketani massage can increase breast tissue elasticity and help facilitate milk expression. Objective: To compare the effectiveness of Oketani massage and oxytocin massage in promoting breast milk production in postpartum mothers. Methods: This study employed a quasi-experimental design with a posttest-only control group. A total of 40 postpartum mothers were selected using consecutive sampling and divided into two intervention groups: Oketani massage and oxytocin massage. Each intervention was performed once for 10–15 minutes. Breast milk output was observed within 24 hours after the massage. Results: The study showed that 75% of mothers in the Oketani group experienced smooth breast milk flow, compared to only 40% in the oxytocin group. The Mann-Whitney test yielded a p-value of 0.027, indicating a significant difference between the two groups. Conclusion: Oketani massage is more effective in facilitating breast milk production and can be recommended as a non-pharmacological intervention for postpartum mothers. Keywords: Effectiveness, postpartum mothers, Oketani massage, oxytocin massage.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

sinergi

Publisher

Subject

Aerospace Engineering Humanities Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Education Environmental Science Health Professions Immunology & microbiology Physics Social Sciences

Description

Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin adalah publikasi ilmiah yang bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran gagasan, riset, serta temuan ilmiah yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, guna memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan masalah global. Jurnal ...