Perkembangan arsitektur dalam sektor hunian menunjukan perubahan paradigma terkait kebutuhan hunian yang adaptif, fleksibel, hemat energi dan berbasis data. Internet of Things (IoT) menjadi teknologi utama yang berperan dalam perubahan tersebut. IoT berfungsi dalam pengelolaan dan pengendalian hingga optimasi energi secara actual. Perkembangan ini menghadirkan berbagai penelitian terkait integrasi IoT maupun hunian modular yang cenderung terbatas, parsial, dan belum dibahas secara komparatif serta menyeluruh berdasarkan pada hubungan antara aspek desain arsitektural, aspek modularitas dan aspek pengelolaan energi. Sehingga tujuan dari studi komparasi ini adalah untuk menganalisis pola dan tingkat integrasi IoT dalam desain hunian modular, mengkaji karakteristik maupun hubungan sistem IoT dan sistem modular bangunan, serta membandingkan pendekatan integrasi IoT terhadap efektivitas strategi hemat energy dari tiga objek studi kasus yaitu, LG Smart Cottage, NETRO, dan Misawa Home. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan komparatif berbasis pada data sekunder. Hasil studi komparasi menunjukan bahwa ketiga objek memiliki pendekatan yang khas sesuai dengan pendekatan desain, tingkat modularitas serta arah pengelolaan energi. Integrasi IoT sebagai sistem utama yang diintegrasikan sejak tahap awal perencanaan akan menghasilkan sinergitas dan efektivitas pengelolaan energi yang lebih optimal. Kesimpulan yang diperoleh adalah keterpaduan antara desain, sistem IoT, sistem modular dan strategi hemat energi menjadi factor yang mempengaruhi keberhasilan dan efektivitas hunian modular hemat energy berbasis IoT sebagai alternatif hunian masa depan.
Copyrights © 2026