Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pancasila Student Profile Strengthening Project Module Development Training Anti-Bullying: Pelatihan Pengembangan Modul Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila anti Bullying Sulistyosari*, Yunike; Hasmy, Zulfauzy Abu; Tinambunan, Medi; Putra, Andi Andre Pratama
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 6 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i6.22881

Abstract

The Pancasila student profile strengthening project is a new program in the Merdeka Curriculum which is a challenge for schools. The problem for teachers in North Sulawesi is the lack of understanding of teachers in implementing the Pancasila student profile strengthening project, especially in developing modules. So that the development of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) teaching module in schools is a need for P5 facilitators in implementing P5. Another problem is the rampant bullying cases in every class. This prompted a community service by a team from Manado State University. The community service was carried out in August 2024 in the hall of SMP N 3 Tondano. This training uses lecture and demonstration methods with the aim of providing teachers with P5 development strategies and anti-bullying education for teachers, before the implementation of P5 anti-bullying. This activity begins with a pretest and ends with a posttest, the first training session is bullying material followed by module development training using the backward design strategy. This backward design begins with determining project objectives, determining assessments and continuing with the preparation of teaching materials that support the achievement of project objectives. The training results showed an increase in knowledge of 0.7 based on the N-Gain formula, which indicates an increase in knowledge in the moderate category on the topic of anti-bullying in the context of P5. This activity is expected to be a provision for teachers in implementing the P5 theme of building the soul and body, so that P5 activities can create skills in students and instill characters that are in line with Pancasila values. Making students aware of the dangers of bullying, so that schools that are safe from bullying can be created.
PERENCANAAN KAWASAN WISATA DANAU RANOWANGKO DI KECAMATAN TONDANO SELATAN Mamangkey, Yefi; Mailangkay, Sonny D.J; Warouw, Ferol; Katuuk, Antoinette L.G; Putra, Andi Andre Pratama
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pet4fk13

Abstract

Sebuah tempat rekreasi danau terletak di Kecamatan Tondano Selatan dan disebut Kawasan Wisata Danau Ranowangko Danau Ranowangko mempunyai pemandangan yang sangat indah dan menakjubkan sehingga mampu menarik banyak wisatawan Namun masih terdapat persepsi bahwa Danau Ranowangko kurang dimanfaatkan sebagai destinasi wisata dan kurangnya pengembangan serta pemeliharaan menyebabkan penurunan jumlah pengunjung Oleh karena itu permasalahan yang diteliti adalah bagaimana menyediakan tempat rekreasi yang aman dan nyaman dengan tetap memperhatikan jumlah ruang yang diperlukan Kecamatan Tondano Selatan yang terletak di antara Tataaran 1 dan Tataaran 2 merupakan lokasi perencanaan Kawasan Wisata Danau Ranowangko dengan pendekatan Arsitektur Tropis di Kota Tondano Tujuan utama dari perancangan ini adalah untuk mengatasi permasalahan yang muncul khususnya memberikan akses kepada masyarakat yang ada di kota tondano terhadap kawasan rekreasi dengan fasilitas pendukung yang sesuai dan memadai dengan tetap mempertimbangkan kenyamanan dan keselamatan pengguna Proses perencanaan melibatkan survei lapangan yang mencakup pemilihan lokasi desain yang sesuai dan pengumpulan data Selanjutnya tentukan masalah yang muncul dengan memeriksa undang undang setempat dan spesifikasi desain yang diperlukan selain lokasi sebenarnya.
Studi Komparatif Integrasi Internet of Things (IoT) dalam Desain Hunian Modular Hemat Energi: Analisis pada LG Smart Cottage, NETRO, dan Misawa Home Maahury, Heince Andre; Kalude, Desty Rara Retna; Putra, Andi Andre Pratama
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 1 (2026): EduTIK : Februari 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan arsitektur dalam sektor hunian menunjukan perubahan paradigma terkait kebutuhan hunian yang adaptif, fleksibel, hemat energi dan berbasis data. Internet of Things (IoT) menjadi teknologi utama yang berperan dalam perubahan tersebut. IoT berfungsi dalam pengelolaan dan pengendalian hingga optimasi energi secara actual. Perkembangan ini menghadirkan berbagai penelitian terkait integrasi IoT maupun hunian modular yang cenderung terbatas, parsial, dan belum dibahas secara komparatif serta menyeluruh berdasarkan pada hubungan antara aspek desain arsitektural, aspek modularitas dan aspek pengelolaan energi. Sehingga tujuan dari studi komparasi ini adalah untuk menganalisis pola dan tingkat integrasi IoT dalam desain hunian modular, mengkaji karakteristik maupun hubungan sistem IoT dan sistem modular bangunan, serta membandingkan pendekatan integrasi IoT terhadap efektivitas strategi hemat energy dari tiga objek studi kasus yaitu, LG Smart Cottage, NETRO, dan Misawa Home. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan komparatif berbasis pada data sekunder. Hasil studi komparasi menunjukan bahwa ketiga objek memiliki pendekatan yang khas sesuai dengan pendekatan desain, tingkat modularitas serta arah pengelolaan energi. Integrasi IoT sebagai sistem utama yang diintegrasikan sejak tahap awal perencanaan akan menghasilkan sinergitas dan efektivitas pengelolaan energi yang lebih optimal. Kesimpulan yang diperoleh adalah keterpaduan antara desain, sistem IoT, sistem modular dan strategi  hemat energi menjadi factor yang mempengaruhi keberhasilan dan efektivitas hunian modular hemat energy berbasis IoT sebagai alternatif hunian masa depan.