Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran kontekstual serta berbasis pada konteks budaya lokal, namun pemahaman konsep IPA peserta didik sekolah dasar masih tergolong rendah karena materi yang diajarkan cenderung bersifat abstrak dan kurang dikaitkan dengan pengalaman nyata peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bahan ajar berbasis etnosains terhadap pemahaman konsep IPA peserta didik kelas IV di SDN 37 Cakranegara pada materi gaya. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental tipe nonequivalent control group dengan melibatkan 50 peserta didik yang terbagi dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan uji independent sample t-test setelah memenuhi uji prasyarat yaitu normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian diperoleh nilai thitung (3.501) > ttabel (1.677) dan nilai sig. (2-tailed) < 0,05 yaitu 0,001 < 0,05 sehingga menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan rata-rata post-test kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis etnosains berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep IPA peserta didik. Secara teoretis, hasil penelitian ini mendukung pendekatan konstruktivisme yang menekankan pentingnya konteks budaya dalam pembelajaran, serta secara praktis memberikan alternatif inovasi bahan ajar IPA di sekolah dasar.
Copyrights © 2026