Desa Tukerto merupakan desa penghasil sayur dan buah lokal, namun pemanfaatannya masih terbatas pada konsumsi segar. Selain itu, berdasarkan wawancara awal dengan perangkat desa dan kader PKK, sebagian besar anak kurang menyukai konsumsi sayur dalam bentuk langsung. Hal ini berdampak pada rendahnya variasi konsumsi pangan sehat serta belum optimalnya potensi ekonomi lokal berbasis olahan pangan.Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan pengolahan pangan, serta potensi kewirausahaan ibu-ibu PKK melalui pelatihan pembuatan es krim berbasis sayur dan buah lokal. Kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 25 peserta ibu PKK. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test berisi 10 soal pengetahuan, serta lembar observasi keterampilan praktik. Analisis data menggunakan uji paired t-test.Rata-rata skor pengetahuan meningkat signifikan dari 59,2 ± 8,4 menjadi 84,6 ± 6,7 (p < 0,001). Sebanyak 84% peserta mampu memproduksi es krim secara mandiri sesuai standar CPPB sederhana. Sebanyak 72% peserta menyatakan minat mengembangkan produk menjadi usaha rumah tangga.Pelatihan terbukti efektif meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan peserta serta memiliki potensi pengembangan sebagai UMKM berbasis pangan lokal
Copyrights © 2026