Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran gaya bahasa dalam sastra anak yang sering kali dipandang sekadar ornamen teks, padahal memiliki potensi besar sebagai instrumen internalisasi nilai. Tujuan utama penelitian ini adalah mengungkap jenis dan fungsi retoris gaya bahasa dalam novel Si Anak Spesial karya Tere Liye. Melalui metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi berdasarkan teori Gorys Keraf, ditemukan 52 satuan lingual yang merepresentasikan dinamika stilistika pengarang. Hasil penelitian menunjukkan dominasi penggunaan personifikasi (34,6%) dan simile (23,1%), yang diikuti oleh metafora, hiperbola, serta repetisi. Temuan krusial mengindikasikan bahwa gaya bahasa dalam novel ini bekerja sebagai "jembatan kognitif" untuk menyederhanakan konsep filosofis yang kompleks menjadi analogi konkret yang akrab bagi pembaca muda. Simpulannya, dinamika stilistika dan fungsi retoris dalam novel ini terbukti menjadi strategi pedagogis yang efektif untuk menginternalisasi nilai moral secara implisit tanpa terkesan doktriner. Hasil ini menegaskan bahwa kekuatan prosa Tere Liye terletak pada fungsionalitas bahasanya dalam mengonstruksi imajinasi dan karakter pembaca.
Copyrights © 2026