Pendidikan merupakan salah satu tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs) yang berkaitan erat dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Namun, dalam implementasinya, pendidikan di Indonesia masih menghadapi tantangan pada aspek kemampuan numerasi anak dan remaja, yang tercermin dari kecenderungan penurunan capaian tingkat kemahiran minimum numerasi pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung penguatan kemampuan numerasi anak dan remaja dengan memfokuskan pada pemahaman operasi perkalian melalui pelatihan penggunaan alat peraga kreatif berupa kardus angka. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kebonratu dengan melibatkan 43 peserta yang terdiri atas anak-anak dan remaja yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui tahapan pengenalan alat peraga, demonstrasi, serta praktik langsung secara berkelompok. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perbedaan rata-rata capaian belajar sebelum dan sesudah pembelajaran menggunakan alat peraga, yang disertai dengan peningkatan keterlibatan dan antusiasme peserta selama proses pembelajaran berlangsung. Secara keseluruhan, pemanfaatan kardus angka dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang mendukung penguatan pemahaman konsep perkalian sekaligus menciptakan suasana belajar yang interaktif bagi anak dan remaja.
Copyrights © 2026