Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran orang tua dalam menumbuhkan minat belajar anak usia 5–6 tahun di PAUD Al-Falah dan mengidentifikasi tantangan yang mereka hadapi dalam mendukung proses belajar anak-anak mereka. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan lima orang tua dan tiga pendidik di PAUD Al-Falah, yang terletak di Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa orang tua menjalankan tiga peran penting: sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing. Sebagai fasilitator, orang tua menyediakan lingkungan rumah yang mendukung, perangkat belajar, dan materi pendidikan yang merangsang kreativitas anak. Sebagai motivator, mereka menawarkan dorongan moral, pujian, dan hadiah untuk meningkatkan antusiasme anak-anak untuk belajar. Sementara itu, peran pembimbing tercermin dalam keterlibatan aktif dan bantuan orang tua selama kegiatan belajar di rumah. Minat belajar anak cenderung meningkat ketika orang tua memberikan perhatian penuh, mendampingi mereka selama waktu belajar, menyediakan sumber belajar yang tepat, dan secara konsisten memberikan penguatan positif. Namun, beberapa tantangan teridentifikasi, termasuk terbatasnya waktu orang tua karena tanggung jawab pekerjaan, kurangnya pengetahuan tentang pendidikan anak usia dini, dan kurangnya fasilitas belajar di rumah. Oleh karena itu, kolaborasi dan komunikasi yang lebih kuat antara orang tua dan sekolah diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini secara keseluruhan dan memastikan keterlibatan orang tua yang lebih efektif dalam perkembangan belajar anak.
Copyrights © 2025