Cedera olahraga merupakan risiko yang umum terjadi pada aktivitas fisik di lingkungan sekolah, terutama pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kurangnya pengetahuan siswa tentang penanganan cedera yang tepat dapat memperburuk kondisi dan menghambat proses pemulihan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai penanganan cedera olahraga menggunakan pendekatan Peace and Love, yang merupakan metode modern dalam manajemen cedera jaringan lunak. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pre-test dan post-test pada siswa kelas VII dan VII di SMP Negeri 15 Kota Malang. Edukasi diberikan melalui penyuluhan interaktif, video demonstrasi, dan simulasi praktik. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman siswa mengenai langkah-langkah penanganan cedera yang tepat setelah intervensi edukasi diberikan. Edukasi berbasis metode Peace and Love terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa dalam menangani cedera olahraga secara mandiri dan aman. Diharapkan pendekatan ini dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan jasmani sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026