Luka bakar merupakan cedera rumah tangga yang sering terjadi dan berisiko menimbulkan komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan pertolongan pertama yang tepat. Rendahnya literasi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, masih menyebabkan praktik penanganan yang keliru. Program GITAR LUKA (Gerakan Ibu Tanggap Luka Bakar) dirancang sebagai intervensi edukasi berbasis komunitas untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama pada luka bakar. Kegiatan ini menggunakan desain pre-test dan post-test pada 35 ibu rumah tangga di lingkungan perumahan. Intervensi dilakukan melalui ceramah interaktif, demonstrasi praktik, diskusi, serta distribusi media edukasi. Pengetahuan peserta diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah edukasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan yang signifikan, dari rata-rata 58% pada pre-test menjadi 89% pada post-test. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi berbasis komunitas dengan pendekatan partisipatif efektif dalam meningkatkan literasi pertolongan pertama luka bakar serta berpotensi mengurangi praktik penanganan yang berisiko. Program GITAR LUKA dapat dijadikan model pengabdian masyarakat yang aplikatif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesiapsiagaan keluarga dalam menghadapi kejadian luka bakar di lingkungan rumah tangga.
Copyrights © 2026