Nyeri leher didefinisikan sebagai nyeri pada leher dengan atau tanpa nyeri yang menjalar ke salah satu atau kedua tungkai atas yang berlangsung setidaknya selama 1 hari. Cervical Root Syndrome (CRS) ditandai dengan distribusi nyeri dermatomerik menjalar ke salah satu atau kedua lengan yang berdampak terhadap sensorimotor karena defisit konduksi dan distribusi nyeri yang dinamis. Tujuan dari dilakukannya kegiatan ini adalah untuk menambah wawasan terkait Cervical Root Syndrome (CRS) pada pengunjung di Puskesmas. Metode yang digunakan adalah memberikan penyuluhan fisioterapi berupa promosi kesehatan terkait Cervical Root Syndrome (CRS) kepada pengunjung di Puskesmas Bareng dengan menggunakan media monitor tv dan pembagian poster sebagai media promosi kesehatan. Kegiatan penyuluhan di Puskesmas Bareng dihadiri oleh 14 orang pengunjung, setelah itu penulis menyiapkan materi, monitor tv dan membagikan media promosi kesehatan berupa poster. Kegiatan penyuluhan berjalan dengan baik serta dapat diterima oleh pengunjung yang ikut berpartisipasi selama kegiatan. Adapun manfaat dalam kegiatan penyuluhan ini adalah memberikan dan pemahaman mengenai CRS dan treatment apa yang diberikan, sehingga pengetahuan pengunjung mengenai CRS menjadi meningkat.
Copyrights © 2026