Penguatan Spiritual Quotient (SQ) menjadi kebutuhan strategis dalam membangun etos kerja profesional yang berlandaskan nilai moral dan spiritual di tengah tantangan dunia kerja modern. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan program pengabdian masyarakat dalam memperkuat SQ karyawan melalui pendekatan partisipatif dan reflektif. Program dilaksanakan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahap pemetaan kebutuhan, analisis reflektif, pelatihan interaktif, serta evaluasi berbasis angket. Materi penguatan mencakup internalisasi nilai tauhid, keikhlasan, refleksi amal, dan pemaknaan kerja sebagai amanah serta ibadah. Hasil evaluasi terhadap seluruh karyawan DDC menunjukkan rata-rata skor SQ sebesar 36,92 dari skor maksimum 55 dengan indeks capaian 67,1%, yang mengindikasikan tingkat pemahaman berada pada kategori cukup baik. Refleksi spiritual selama kegiatan memperlihatkan peningkatan kesadaran peserta dalam mengintegrasikan nilai etika dan tanggung jawab profesional ke dalam praktik kerja sehari-hari. Meskipun demikian, variasi skor menunjukkan perlunya pendampingan lanjutan untuk pemerataan internalisasi nilai. Secara keseluruhan, program penguatan SQ berkontribusi dalam membentuk budaya kerja yang produktif, bermakna, dan berorientasi spiritual, sehingga menjadi fondasi penting bagi pengembangan karakter pekerja yang adaptif dan berintegritas di era modern.
Copyrights © 2026