Paparan sinar matahari menjadi penyebab kerusakan kulit sehingga membutuhkan sediaan krim yang mengandung antioksidan. Antioksidan merupakan senyawa yang dapat mencegah terjadinya kerusakan akibat oksidasi, hal ini ditentukan pada biji telang muda segar (Clitoria ternatea L.) yang mana mengandung vitamin C. Penelitian ini memformulasikan ekstrak biji telang muda segar (Clitoria ternatea L.) menjadi sediaan krim dengan perbedaan konsentrasi 4%, 6% dan 8%. Penelitian dilakukan uji evaluasi sifat fisik (organoleptis, homogenitas, viskositas, uji daya sebar, uji daya lekat, dan uji tipe emulsi), (pH) dan uji penetapan kadar vitamin C dengan metode spektrofotometri.Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa uji sifat fisik (organoleptis, homogenitas, viskositas, uji daya sebar, uji daya lekat, dan uji tipe emulsi) telah memenuhi syarat, uji (pH) menunjukkan hasil nilai pH pada rentang 5,5 - 6,5 (memenuhi syarat) dan Hasilpenetapan kadar vitamin C tertinggi yaitu F3 sebesar 54,41%.Kata Kunci: Ekstrak Biji Telang Muda, Krim, Penetapan Kadar Vitamin C
Copyrights © 2025