Pendahuluan: Masalah kependudukan merupakan salah satu masalah global yang menjadi perhatian negara-negara di dunia. Pemerintah Indonesia menerapkan suatu program untuk dapat mengatasi masalah ini, yaitu program Keluarga Berencana (KB) yang dimulai sejak tahun 1968. Warga Indonesia sebanyak 61,4% memilih kontrasepsi suntik. Salah satu efek dari penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan adalah kenaikan berat badan. Tujuan: Menganalisis tentang hubungan pengaruh hormon dengan kenaikan berat badan pada akseptor KB suntik 3 bulan di Puskesmas Tehang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling. Sampel penelitian berjumlah 30 responden. Data dianalisis dengan uji statistic Fisher Extact. Hasil: Akseptor KB suntik 3 bulan di Puskesmas Tehang mayoritas telah menggunakan selama >12 bulan sebanyak 24 orang (80%) dan mayoritas dari 30 responden sebanyak 24 (80%) akseptor KB suntik 3 bulan mengalami kenaikan berat badan. Nilai p value dengan uji fisher exact sebesar 0,007 (<0,05). Simpulan: Ada hubungan pengaruh hormon terhadap kenaikan berat badan pada akseptor KB Suntik 3 bulan di Puskesmas Tehang sehingga diharapkan bidan dapat mengedukasi masyarakat terkait efek samping dan pencegahan dari kenaikan berat badan saat menggunakan KB suntik 3 bulan dengan mengatur pola makan.
Copyrights © 2026