Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan dalam pembelajaran matematika di kelas IV Sekolah Dasar yaitu rendahnya kemampuan siswa dalam pengerjaan operasi hitung penjumlahan bulat pada mata pelajaran matematika. Melalui penggunaan multimedia interaktif diharapkan pembelajaran akan menjadi lebih aktif dan bermakna bagi siswa sehingga pada akhirnya akan mampu meningkatkan hasil belajar siswa dalam pengerjaan operasi hitung bilangan bulat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas dari Kemmis & Mc. Taggart yang terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Keempat tahapan tersebut dilaksanakan dalam dua siklus penelitian dimana setiap siklus difokuskan pada materi tentang bilangan bulat dengan menggunakan media multimedia interaktif. Penelitian ini dilaksanakan di MI Darussalam Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep dengan subjek penelitian yaitu kelas IV. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan multimedia ineraktif telah berhasil meningkatkan kemampuan siswa dalam pengerjaan operasi hitung penjumlahan bilangan bulat pada materi bilangan bulat. Hal ini terbukti pada hasil penilaian perencanaan, pelaksanaan dan kemampuan atau hasil belajar siswa yang mengalami peningkatan pada setiap siklus penelitian. Perencanaan pembelajaran pada siklus I mencapai 70,29% dan siklus II mencapai target 91,18%. Kemampuan guru dalam mengelola proses pembelajaran pada siklus I mencapai 72,40% sedangkan pada siklus II mencapai target 89,66%. Sementara kemampuan atau hasil belajar siswa dalam pengerjaan bilangan bulat pada siklus I mencapai 60,63% dan pada penelitian siklus II mengalami peningkatan menjadi 66,49%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan multimedia interaktif matematika dapat diterapkan khususnya oleh guru kelas IV MI Darussalam Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam pengerjaan operasi hitung bilangan bulat
Copyrights © 2025